SYBASE POWER DESIGNER
Selasa, 29 Maret 2016
Power Designer adalah perangkat lunak buatan Sybase yang dibuat untuk membantu dalam perancangan sistem informasi. Namun untuk keperluan yang paling sering digunakan adalah PDPA (Power Designer Process Analyst) dan PDDA (Power Designer Data Architect). Power Designer Process Analyst (PDPA) digunakan untuk membantu dalam proses penggambaran data flow diagram mulai dari context diagram. Kelebihan dari perangkat lunak ini adalah dapat membantu untuk memeriksa apakah model yang dibuat sudah valid atau belum dan dapat langsung di-generate menjadi bentuk Entity Relationship Diagram. Power Designer Data Architect (PDDA) digunakan untuk membantu dalam penggambaran entity relationship diagram. PDDA ini meng-import data dari data flow diagram yang telah dibuat dengan PDPA. PDDA ini akan meng-import semua data-store yang telah dibuat di data flow diagram.
Ada hal yang perlu diketahui pada Power Designer bahwa setiap objek memiliki code dan name. Name adalah nama atau label yang akan ditampilkan pada objek, sedangkan object adalah identitas objek itu sendiri sehingga harus unik(tidak boleh ada yang sama dalam satu proyek). Pada umumnya, user memberikan nama pada objek, kemudian code disamakan dengan nama.
Sebelum mulai menggambar, hal yang lebih dahulu perlu dilakukan adalah menentukan terlebih dahulu jenis model yang akan dibuat. Oleh karena itu, bukalah “Model Options”dengan cara membuka menu File → Model Options. Yang diubah hanyalah tipe model apakah akan membuat context diagram atau tidak dan metode penggambaran yang digunakan.
Setelah menentukan properti dari model tersebut,langkah selanjutnya adalah memberikan status untuk proyek yang akan dibuat, yaitu mengisikan nama proyek, nama model, dan pembuat model tersebut. Caranya buka menu Dictionary → Model Properties
Langganan:
Komentar (Atom)
